Pengalaman Singkat Dalam Memilih Hosting Berkualitas

Ini bukan review cuma pendapat pribadi aja tentang beberapa layanan sewa hosting lokal maupun non-local. Kalau mau melihat review lengkap coba situsnya penasihat hosting, super lengkap disana.

Ini kisah perjalanan saya, yaitu menghabiskan waktu di depan laptop untuk belajar lebih jauh tentang dunia website.

Saya akan menjelaskan sedikit tentang pengalaman tempat saya menghostingkan website ini.

Domainesia

Hosting lokal yang bertempat di yogya ini menjadi pilihan awal saya untuk menghostingkan situs ini, dengan harga yang cukup murah, cukup hanya membayar Rp 16.000/bulan bisa mendapatkan paket dengan spesifikasi cpu 0,75 core, drive storage SSD sebesar 750 mb dan memory ram sebesar 512 mb.

Harga Hosting Domainesia
Spesifikasi Hosting di Domainesia

Menurut saya hosting dengan harga tersebut sudah sangat cukup, apalagi buat seseorang yang mau belajar mengenai website. Pokoknya yang masih pemula, seperti saya ini.

Tidak perlu merogoh kocek lebih dalam bisa mencoba layanan website dengan harga seporsi nasi padang, hehe.

Dengan spesifikasi tersebut kamu bisa menerima 800 pengunjung per harinya, itu klaim dari pihak domainesianya yaa…

Kecepatannya? emm ya standar sih sudah cukup untuk permulaan.

Yang penting tidak terlalu lama diakses, yang bikin pengunjung jadi kesel.

Dengan layanan cukup ramah di kantong, saya akhirnya membayar hosting tiap 3 bulanan dan itu jauh lebih murah.

Oiya jangan lupa, biaya hosting tadi belum termasuk pajak 10%, silahkan kalian hitung saja sendiri kira-kira berapa tuh.

IDcloudhost

Ini sekelas dengan domainesia tadi, dengan harga yang mirip-mirip dan spesifikasi yang tidak berbeda jauh.

Saya mencoba pindah kesini karena alasan website sekolah saya pun menggunakan ini, karena penasaran akhirnya saya coba deh,

Harga yang ditawarkan memang relatif sedikit lebih murah dibandingkan dengan domainesia, bahkan spesifikasi yang sedikit lebih tinggi yaitu : CPU 1 core, 512 Mb Ram, dan 1 GB drive storage.

Harga Hosting IDcloudhost
Spesifikasi dan Harga Idcloudhost

Akan tetapi layanan support di idcloudhost lumayan lama, mereka merespon beberapa pertanyaan saya dengan waktu hampir satu jam lamanya.

Karena layanan support yang jauh lebih lama waktu responnya akhirnya saya memutuskan untuk pindah ke domainesia kembali selama beberapa bulan disana

Karena layanan support yang bagi saya cukup mengecewakan, apalagi baru belajar jadi suka sering tanya ke teknisi support nya tentang masalah yang saya alami.

Tentunya saya sudah googling sebelumnya bertanya tentang masalah yang saya alami, agar tidak terlalu mempersulit teknisi support.

Inilah Hosting Berkualitas !

Saya rasa inilah hosting yang berkualitas, dengan spesifikasi yang sudah lebih dari cukup, walaupun harganya yang agak sedikit mahal, akan tetapi sebanding dengan apa yang di dapatkan.

Yaitu VPS (virtual private server)

Saran terbaik yaitu gunakanlah VPS (virtual private server) karena ada beberapa hal yang menjadi alasan utama kenapa itu hal itu menjadi โ€œwajibโ€.

VPS membebaskan kita untuk melakukan hal apapun dibandingkan dengan shared hosting , konfigurasi yang hanya bisa dilakukan oleh admin, kita bisa bebas mengatur apapun yang kita inginkan jika kita menyewa VPS.

Harga yang ditawarkan jika kamu ingin mencoba menggunakan VPS cukup merogoh kocek lumayan dalam apalagi bagi mahasiswa. hehe…

Walaupun begitu kamu akan mendapatkan hasil yang memuaskan.

Jika kamu menyewa shared hosting maka kamu akan berbagi resources dengan pengguna lain, namanya juga “shared” yang artinya, berbagi.

Beberapa pengguna tidak mengetahui bahwa dalam server hosting, sumber dayanya masih berbagi dengan pengguna lain. Hal ini tentu menyulitkan pengguna yang menginginkan pengelolaan server secara private.

Sebenarnya saat kamu menggunakan VPS kamu akan diberikan kefleksibelan dalam pengelolaan server, akan tetapi akan ada sedikit hal teknis yang harus kamu pelajari sedikit demi sedikit.

Ya engga jadi masalah ya, toh kamu juga suka kan oprek-oprek hal begini?

Tidak ada salahnya bukan kamu belajar hal baru tentang VPS?

Tertarik untuk mencobanya?

Saya menyewa vps dengan harga yang paling murah yaitu 5 dolar perbulan, jika kurs dollarnya 1$ = Rp 15000 maka saya harus membayar sebesar 75 ribu rupiah perbulan.

Tapi untuk mengeluarkan uang sebesar itu, saya harus merogoh kocek lumayan dalam, karena kebutuhan hidup bukan hanya itu saja, ada ongkos perawatan motor saya, urusin badan, dan jajan. hehe

Jadi agar lebih murah saya iuran dengan teman untuk membagi beban biaya server dengan membayar setengahnya, toh dengan spesifikasi yang bisa dibilang mumpuni banget, server storage 25 gb ssd dan ram sebesar 1 gb sudah sangat cukupย bahkan untuk beberapa situs sekaligus.

Bahkan dengan spesifikasi seperti itu sudah bisa menampung 15 ribu pengunjung dalam satu server di harga yang paling murah yaitu 5$/bulan, menurut seseorang yang sudah berpengalaman menggunakan layanan VPS ini selama beberapa lama.

Kesimpulannya saya lebih memilih untuk menggunakan VPS yang saya beli dari situs Vultr walaupun dengan harga yang lebih mahal dari shared hosting tapi ada kepuasan tersendiri saat mencoba hal baru.

Inilah kisah singkat saya dalam memilih hosting berkualitas ๐Ÿ™‚

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments